DIKLAT GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP KAB. BOGOR
Diklat GPAI yang diadakan balai Diklat Kemenag Provinsi Jawa Barat untuk guru PAI SMP di Kabupaten Bogor akan dilaksanakan secara kontinu di Lembang Bandung mulai tanggal 12 s/d 30 November 2010. Beberapa GPAI sudah didaftarkan oleh pengurus MGMP PAI SMP untuk diikutkan dalam diklat tersebut sebanyak 50 GPAI.
Nama-nama GPAI akan menyusul surat tugas dari Mapenda Kabupaten Bogor.
sekian terima kasih
Mengenai Saya
Pengikut
Sabtu, 23 Oktober 2010
Rabu, 13 Oktober 2010
SERTIFIKAT WORKSHOP EVALUASI AKHLAK MULIA
Pengumuman
Kepada peserta workshop Teknik Evaluasi Akhlak Mulia yang diadakan di Aula MUI Cibinong pada tanggal 7 Oktober 2010, Sertifikat dapat diambil mulai besok, Kamis, 14 Oktober 2010 di masing2 Koorwil terdekat.
Terimakasih.
Kepada peserta workshop Teknik Evaluasi Akhlak Mulia yang diadakan di Aula MUI Cibinong pada tanggal 7 Oktober 2010, Sertifikat dapat diambil mulai besok, Kamis, 14 Oktober 2010 di masing2 Koorwil terdekat.
Terimakasih.
Minggu, 10 Oktober 2010
Laporan Kegiatan Workshop Teknik Penilaian Akhlak Mulia
Workshop Kegiatan Workshop Teknik Penilaian Akhlak Mulia
Workshop penilaian akhlak mulia telah dilaksanakan pada Kamis, 7 Oktober 2010 yang bertempat di Aula MUI Kompleks Pemda Cibinong Kabupaten Bogor. Acara pembukaan dibuka oleh Kepala Kemenag Kab. Bogor yang diwakili Kasi Mapenda Drs. H.Bahrul Ulum, M.Pd.I dan sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Bogor yang diwakili Kabid Dikdas Dra.Hjh. Ukah ,M.Pd. Dalam sambutannya MGMP PAI SMP diharapkan dapat menghasilkan format penilaian akhlak mulia di sekolah yang sampai saat ini belum ada keseragaman di tingkat sekolah, serta siapa-siapa saja yang berkewajiban memberikan penilaian akhlak mulia kepada peserta didik yang dapat menentukan naik/ lulus tidaknya peserta didik ke jenjang/ tingkat selanjutnya.
Pembicara dalam hal ini Dr. Didang Setiawan, M.Pd dari LPMP DKI Jakarta mengajak peserta menyamakan persepsi alternatif-alternatif penilaian akhlak mulia lengkap dengan teknik tahapan penialain, sehingga peserta didik tidak merasa dirugikan dengan penilaian yang ada, serta terbentuk sense of belonging peserta didik terhadap dirinya sendiri dan lingkungan di sekitarnya.
Pembicara 2 : Dra. Hjh. Deswarni Musa, MM
Materi : Tahapan penilaian akhlak mulia mulai dari penialian kepribadian, kedisiplinan, pembiasaan dsb.
Pembicara 3 : Oleh Ruhyana, S.Ag
Materi 3 : Teknik-teknik penilaian PAI yang efektif dan efisiens
Peserta diajak berdiskusi dan sharing pengalaman dari sekolah masing-masing bagaimana menangani penilaian akhlak mulia di sekolah masing-masing, kemudian mencari format yang efektif dalam melakukan penilaian. Hasilnya luar biasa terdapat keragaman penilaian akhlak mulia di setiap sekolah.
Untuk itu alangkah lebih baiknya format penilaian akhlak mulia ini dapat diterapkan oleh segenap praktisi pendidikan baik itu kepala sekolah, komite, guru, TU maupun pembantu sekolah yang satu sama lain saling keterkaitan, sehingga terbentuk peserta didik yang memiliki kepercayaan diri, beridisiplin, memiliki tanggung jawab yang tinggi, serta memiliki nilai-nilai kebersamaan dalam hidup.
Dengan menerapkan secara sistematis penerapan akhlak mulia di sekolah, diprediksikan tidak akan ditemukan lagi peserta didik yang melakukan tawuran atau melakukan akhlak tidak terpuji. Paling tidak dapat diminimalisir adanya.
Masalah pendidikan semakin hari semakin banyak yang perlu dibahas bersama baik di kalangan para praktisi pendidikan, pejabat terkait, bahkan para ahli pendidikan dapat turun langsung dengan kebijakan yang diambil secara imbasnya terhadap peserta didik. Seperti jangan-jangan dengan kebijakan tertentu akan membentuk sikap peserta didik yang minimalis, jalan pintas kebijakan ataupun terjadi pembohongan karakter yang akan membahayakan masa depan generasi bangsa ini.
Contoh soal dengan adanya UN hanya 4 pelajaran terjadi penyimpangan secara psikologis peserta didik, dimana pelajaran terpenting hanya 4 pelajaran saja, padahal apa mungkin peserta didik hanya ditentukan oleh 4 pelajaran tersebut. Itu perlu disikapi dengan arif dan bijaksana sampai sejauhmana pengaruh UN dalam peningkatan kualitas bangsa ini?Workshop penilaian akhlak mulia telah dilaksanakan pada Kamis, 7 Oktober 2010 yang bertempat di Aula MUI Kompleks Pemda Cibinong Kabupaten Bogor. Acara pembukaan dibuka oleh Kepala Kemenag Kab. Bogor yang diwakili Kasi Mapenda Drs. H.Bahrul Ulum, M.Pd.I dan sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Bogor yang diwakili Kabid Dikdas Dra.Hjh. Ukah ,M.Pd. Dalam sambutannya MGMP PAI SMP diharapkan dapat menghasilkan format penilaian akhlak mulia di sekolah yang sampai saat ini belum ada keseragaman di tingkat sekolah, serta siapa-siapa saja yang berkewajiban memberikan penilaian akhlak mulia kepada peserta didik yang dapat menentukan naik/ lulus tidaknya peserta didik ke jenjang/ tingkat selanjutnya.
Pembicara dalam hal ini Dr. Didang Setiawan, M.Pd dari LPMP DKI Jakarta mengajak peserta menyamakan persepsi alternatif-alternatif penilaian akhlak mulia lengkap dengan teknik tahapan penialain, sehingga peserta didik tidak merasa dirugikan dengan penilaian yang ada, serta terbentuk sense of belonging peserta didik terhadap dirinya sendiri dan lingkungan di sekitarnya.
Pembicara 2 : Dra. Hjh. Deswarni Musa, MM
Materi : Tahapan penilaian akhlak mulia mulai dari penialian kepribadian, kedisiplinan, pembiasaan dsb.
Pembicara 3 : Oleh Ruhyana, S.Ag
Materi 3 : Teknik-teknik penilaian PAI yang efektif dan efisiens
Peserta diajak berdiskusi dan sharing pengalaman dari sekolah masing-masing bagaimana menangani penilaian akhlak mulia di sekolah masing-masing, kemudian mencari format yang efektif dalam melakukan penilaian. Hasilnya luar biasa terdapat keragaman penilaian akhlak mulia di setiap sekolah.
Untuk itu alangkah lebih baiknya format penilaian akhlak mulia ini dapat diterapkan oleh segenap praktisi pendidikan baik itu kepala sekolah, komite, guru, TU maupun pembantu sekolah yang satu sama lain saling keterkaitan, sehingga terbentuk peserta didik yang memiliki kepercayaan diri, beridisiplin, memiliki tanggung jawab yang tinggi, serta memiliki nilai-nilai kebersamaan dalam hidup.
Dengan menerapkan secara sistematis penerapan akhlak mulia di sekolah, diprediksikan tidak akan ditemukan lagi peserta didik yang melakukan tawuran atau melakukan akhlak tidak terpuji. Paling tidak dapat diminimalisir adanya.
Masalah pendidikan semakin hari semakin banyak yang perlu dibahas bersama baik di kalangan para praktisi pendidikan, pejabat terkait, bahkan para ahli pendidikan dapat turun langsung dengan kebijakan yang diambil secara imbasnya terhadap peserta didik. Seperti jangan-jangan dengan kebijakan tertentu akan membentuk sikap peserta didik yang minimalis, jalan pintas kebijakan ataupun terjadi pembohongan karakter yang akan membahayakan masa depan generasi bangsa ini.
Demikianlah sekilas pandang yang dibahas dalam workshop yang telah dilakukan, peserta workshop juga dibekali CD pembelajaran media ICT yang sudah jadi lengkap dengan bentuk tayangan yang menggugah peserta didik. GPAI tinggal mengoperasikannya melalui infokus dan leptop yang dimilikinya, dengan harapan agar GPAI terangsang untuk membuat media yang lebih baik dari media-media yang ada selama ini.
Bravo GPAI, Maju terus Pantang mundur, jangan pernah berhenti berkreasi.
Ajarkanlah anak-anak mu sesuai kondisi pada zamannya.
Wassalam
Rabu, 22 September 2010
WORKSHOP TEKNIK EVALUASI AKHLAK MULIA
WORKSHOP TEKNIK EVALUASI AKHLAK MULIA
Workshop Teknik Evaluasi Akhlak Mulia ini akan membahas secara tuntas bagi para praktisi pendidikan Agama Islam dalam melakukan evaluasi pembelajaran yang berlangsung baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Baik mengevaluasi karya tulis siswa, unjuk kerja, tugas terstruktur, modeling,tugas tidak terstruktur sampai ke menganalisis hasil ulangan siswa dengan menggunakan teknik komputer.
Pembicara Utama adalah Pakar Teknik Evalusi dari LPMP DKI Jakarta, DR. Didang Setiawan, M.Pd, dan ditambah Team fasilitator GPAI Jawa Barat.
Acara worksho insyaallah akan dilaksanakan pada:
Hari / Tanggal : Kamis, 7 OKtober 2010
Pukul : 08.00 s/d 17.00
Tempat : Gedung Pusdai Kompleks Pemda Cibinong Bogor. Jl. Bersih Cibinong
Kepada para praktisi Pendidikan Agama Islam baik GPAI, Pengawas PAI atau kepala sekolah yang berminat silahkan daftarkan diri Anda ke pengurus MGMP PAI SMP Kab. Bogor.
Kontak Person ( Oleh Ruhyana, 085697955143)
Maulana Rahman Firdaus ( 081314996846)
Rukiat ( 085883575880).
Peserta terbatas hanya untuk 60 peserta.
Dapatkan CD Media Pembelajaran PAI IT, CD Program Ekstra Kurikuler PAI, CD BTQ SMP dan lain-lain.
Kontribusi Pembicara, konsumsi dan makalah dan CD pembelajaran PAI Rp.100.000,00
Info ini bersifat sementara, jika ada perkembangan terbaru akan segera diinformasikan.
Terimaksih
Wassalam
Workshop Teknik Evaluasi Akhlak Mulia ini akan membahas secara tuntas bagi para praktisi pendidikan Agama Islam dalam melakukan evaluasi pembelajaran yang berlangsung baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Baik mengevaluasi karya tulis siswa, unjuk kerja, tugas terstruktur, modeling,tugas tidak terstruktur sampai ke menganalisis hasil ulangan siswa dengan menggunakan teknik komputer.
Pembicara Utama adalah Pakar Teknik Evalusi dari LPMP DKI Jakarta, DR. Didang Setiawan, M.Pd, dan ditambah Team fasilitator GPAI Jawa Barat.
Acara worksho insyaallah akan dilaksanakan pada:
Hari / Tanggal : Kamis, 7 OKtober 2010
Pukul : 08.00 s/d 17.00
Tempat : Gedung Pusdai Kompleks Pemda Cibinong Bogor. Jl. Bersih Cibinong
Kepada para praktisi Pendidikan Agama Islam baik GPAI, Pengawas PAI atau kepala sekolah yang berminat silahkan daftarkan diri Anda ke pengurus MGMP PAI SMP Kab. Bogor.
Kontak Person ( Oleh Ruhyana, 085697955143)
Maulana Rahman Firdaus ( 081314996846)
Rukiat ( 085883575880).
Peserta terbatas hanya untuk 60 peserta.
Dapatkan CD Media Pembelajaran PAI IT, CD Program Ekstra Kurikuler PAI, CD BTQ SMP dan lain-lain.
Kontribusi Pembicara, konsumsi dan makalah dan CD pembelajaran PAI Rp.100.000,00
Info ini bersifat sementara, jika ada perkembangan terbaru akan segera diinformasikan.
Terimaksih
Wassalam
Senin, 13 September 2010
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriyah
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriyah
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Kami segenap pengurus MGMP PAI Kabupaten Bogor mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriyah, Minal A'idin Wal Faizin, Taqabbalallaahu Minna waminkum Shiyamana wa Shiyamakum wa Antum Bikhair.
An. Pengrus.
Oleh Ruhyana
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Kami segenap pengurus MGMP PAI Kabupaten Bogor mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriyah, Minal A'idin Wal Faizin, Taqabbalallaahu Minna waminkum Shiyamana wa Shiyamakum wa Antum Bikhair.
An. Pengrus.
Oleh Ruhyana
Kamis, 26 Agustus 2010
Workshop Pembuatan RPP berkarakter Islami
Workshop Pembuatan RPP berkarakter Islami
Pendidikan berkarakter seakan sekarang sedang digaungkan pemerintah, hal ini berkaca dari output pendidikan yang dirasakan masih jauh dari harapan dan tujuan ideal pendidikan nasional. Seperti yang sedang dibahas oleh Kemendiknas sekarang ini. Akan tetapi untuk merubah kembali kepada pendidikan berkarakter bukanlah hal yang mudah seperti membalikan telapak tangan, karena semua yang terlibat dalam pendidikan harus semua terlibat secara langsung untuk membangun peserta didik yang memiliki karakter kebangsaan serta bagi seorang muslim menjadi muslim yang kaffah watho'ah.
Maka kami sebagai komunitas guru yang secara langsung mengetahui di lapangan tentu harus terlibat didalamnya, begitu pula stakeholder sekolah harus terlibat di dalamnya jika ingin berhasil secara menyeluruh. Terkadang memang memiliki kendala untuk membangun kulture karakter peserta didik yang memiliki nilai-nilai kebangsaan, universal, dan egaliter. Coba kita tengok saja tawuran antar pelajar yang selalu menghiasi pendidikan kita dianggap bukan suatu hal yang luar biasa, apalagi di kalangan mahasiswa yang mengadakan perusakan kampusnya sendiri dan terjadi tawuran antar fakultas. Hal ini membuat buramnya masa depan pendidikan Indonesia.
Maka kami sebagai komunitas guru yang secara langsung mengetahui di lapangan tentu harus terlibat didalamnya, begitu pula stakeholder sekolah harus terlibat di dalamnya jika ingin berhasil secara menyeluruh. Terkadang memang memiliki kendala untuk membangun kulture karakter peserta didik yang memiliki nilai-nilai kebangsaan, universal, dan egaliter. Coba kita tengok saja tawuran antar pelajar yang selalu menghiasi pendidikan kita dianggap bukan suatu hal yang luar biasa, apalagi di kalangan mahasiswa yang mengadakan perusakan kampusnya sendiri dan terjadi tawuran antar fakultas. Hal ini membuat buramnya masa depan pendidikan Indonesia.
Guru sebagai pilar pendidikan yang secara langsung berhadapan dengan peserta didik tentunya harus dibekali bagaimana mendidik peserta didik ke arah karakter yang membangun kebangsaan, islami dan egaliter serta menjunjung nilai-nilai kebersamaan perlu kiranya dimanaje secara sistematis, baik dari silabus, RPP, evaluasi, pengawasan, pelaporan, serta kenaikan tingkat atau yang menentukan kenaikan kelas. Begitu pula dukungan masyarakat yang secara langsung atau tidak langsung menentukan kebijakan pendidikan.
Oleh karena itu, Musyawarah Guru Mata pelajaran Pendidikan Islam baik tingkat SD ( KKG PAI), MGMP PAI SMP, SMA/SMK mengadakan workshop pembuatan RPP Berkarakter Islami dan kebangsaan Indonesia yang dibiayai blok grant Mapenda Kankemenag Kab. Bogor di Hotel Karwika Cisarua pada tanggal 27 s.d 28 Agustus 2010. Beberapa yang terlibat di sana terdiri dari unsur Mapenda, Pengawas Pendais, KKG, MGMP PAI dan unsur guru pendidikan agama Islam.
Kegiatan ini berlangsung 2 hari di bulan puasa untuk dapat menghasilkan karya-karya yang aktual dan teknis membuat RPP yang membangun karakter anak bangsa. Ini memang agak sulit tetapi akan lebih sulit lagi jika kita sebagai GPAI tidak bergerak untuk mengambil langkah yang lebih maju dalam pendidikan, ibarat kata biar terlambat yang penting ada kemajuan yang signifikan dari sebelumnya.
Pendidikan berkarakter ini harus berintegrasi ke semua pelajaran, karena kalau cuma ada di pendidikan agama dan PPKn saja tidak mungkin dapat berhasil. Ini dapat berkaca dari output pendidikan pesantren yang sistematis. Bagaimana dengan di sekolah umum yang pada umumnya peserta didik hanya 6 smpai 7 jam saja bahkan mungkin kurang berada di sekolah, sisanya lebih banyak berada di masyarkat umum merupakan tantangan yang cukup berat bagi para praktisi pendidikan. Jika berhasil itu merupakan suatu prestasi yang dapat menbanggakan, jika tidak berhasil perlu strategi yang jitu untuk mengarah ke sana.
Wassalam, Oleh Ruhyana ( fasilitator GPAI Jabar )
Oleh karena itu, Musyawarah Guru Mata pelajaran Pendidikan Islam baik tingkat SD ( KKG PAI), MGMP PAI SMP, SMA/SMK mengadakan workshop pembuatan RPP Berkarakter Islami dan kebangsaan Indonesia yang dibiayai blok grant Mapenda Kankemenag Kab. Bogor di Hotel Karwika Cisarua pada tanggal 27 s.d 28 Agustus 2010. Beberapa yang terlibat di sana terdiri dari unsur Mapenda, Pengawas Pendais, KKG, MGMP PAI dan unsur guru pendidikan agama Islam.
Kegiatan ini berlangsung 2 hari di bulan puasa untuk dapat menghasilkan karya-karya yang aktual dan teknis membuat RPP yang membangun karakter anak bangsa. Ini memang agak sulit tetapi akan lebih sulit lagi jika kita sebagai GPAI tidak bergerak untuk mengambil langkah yang lebih maju dalam pendidikan, ibarat kata biar terlambat yang penting ada kemajuan yang signifikan dari sebelumnya.
Pendidikan berkarakter ini harus berintegrasi ke semua pelajaran, karena kalau cuma ada di pendidikan agama dan PPKn saja tidak mungkin dapat berhasil. Ini dapat berkaca dari output pendidikan pesantren yang sistematis. Bagaimana dengan di sekolah umum yang pada umumnya peserta didik hanya 6 smpai 7 jam saja bahkan mungkin kurang berada di sekolah, sisanya lebih banyak berada di masyarkat umum merupakan tantangan yang cukup berat bagi para praktisi pendidikan. Jika berhasil itu merupakan suatu prestasi yang dapat menbanggakan, jika tidak berhasil perlu strategi yang jitu untuk mengarah ke sana.
Wassalam, Oleh Ruhyana ( fasilitator GPAI Jabar )
Selasa, 03 Agustus 2010
PENTAS PAI NASIONAL KONTINGEN JABAR JUARA 1 LCC DAN PIDATO
PENTAS PAI NASIONAL KONTINGEN JAWA BARAT JUARA LCC DAN PIDATO
Pentas Pendidikan Agama Islam yang dilaksanakan Kementerian Agama Islam pada tanggal 21 s/d 25 Juli 2010 bertempat di Asrama Haji Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat, diprakarsai oleh Direktorat Pendidikan Agama Islam pada Sekolah telah berlangsung dengan seru. Perwakilan 33 Provinsi di Indonesia mereka mengutus utusan ke Tingkat Nasional.
Provinsi Jawa Barat sebagai Provinsi pribumi dalam tempat pelaksanaannya, walaupun panitia berasal dari Jakarta yang diponggawai oleh Kasubdit Kesiswaan Bapak Sulaeman. Kontingen Jawa Barat walaupun berangkat dari sebuah kesederhanaan dan keterbatasan dukungan, alhhamdulillah para pioneer dan fasilitator Pendidikan Agama Islam yang dimotori duet Ketua MGMP PAI SMP Provinsi Jawa Barat, Anan Baehaqi, M.Ag dan Oleh Ruhyana , S.Ag serta ditopang oleh pengurus KKG PAI SD Provinsi Jawa Barat, Rizal Maulana, M.Pd telah mengadakan perubahan yang signifikan dari kepesertaan di Tingkat Provinsi Jawa Barat sampai ke Tingkat Nasional.
Hal ini dibuktikan dengan adanya Pentas PAI SMP Tingkat Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan pada tanggal 28-29 Mei 2010 di LEC Garut dengan juara 1 LCC utusan Kab. Bogor, Juara 2 utusan Kab. Kuningan, dan Juara 3 utusan Kab. Purwakarta. Sementara lomba Pidato juara 1 utusan Kab.Garut, Juara 2 Utusan Kab. Bekasi, Juara 3 Utusan Kab. Tasikmalaya. Sedangkan satu jenis perlombaan yakni Tahfizul Quran Juz-30 diraih Juara 1 oleh utusan Kab. Garut , juara 2 Kab. Bogor, Juara 3 Utusan Kota Sukabumi. Maka hasil pentas pai di Tingkat provinsi Jawa Barat juara 1 bidang LCC dan Pidato di wakili juara 1 nya yaitu Team LCC SMP Daarul Jannah Kab. Bogor dan Juara 1 Pidato Aulia dari SMP Sukawening Kab. Bogor menjadi utusan ke tingkat Nasional.
Sementara perlombaan pelajar SD dilaksanakan di Kota Cirebon dengan melaksanakan Sapta Lomba yang dimotori pengurus KKG PAI SD, Rizal Maulana CS. Hasilnya yang diutus ke tingkat nasional lomba pidato yang diwakili Leffi dari Kab. Indramayu dan MTQ Sari Tilawah utusan dari Kab. Bandung. Sedangkan untuk lomba nasid diwakili oleh SMA 6 Kota Bandung dengan team yang dimotori Ayah Taupik.
Al Hasil pada pentas PAI tingkat Nasional team LCC SMP menggilas lawan-lawannya dari mulai penyisihan, semifinal ( 10 besar ), dan Final. Ketika di penyisihan melawan provinsi Bangka Belitung, dan Sulawei Utara, team LCC SMP Jabar dapat meraih nilai pantastis. Hal ini tentunya bukan dari kebetulan belaka, akan tetapi karena peserta yang dimotori Imam, Jatmiko, dan Yusuf memang team yang solid, saling mendukung, serta pembinaan yang kontinu dari Pembimbing dan pembinanya. Bpk Warbani ,S.Pd.I dan Oleh Ruhyana, S.Ag yang selalu memantau perkembangan team. Ditambah dukungan dari pimpinan Sekolah Daarul Jannah Cibinong Kabupaten Bogor Jawa Barat. Ketika Semi Finalpun demikian dapat mengalahkan Utusan Provinsi Aceh dan Lampung dengan nilai fantastis, baik itu soal listening, penerapan, ICT ataupun Game. Demikian ketika di Grand Final melawan utusan Provinsi Bengkulu dan Kalimantan Selatan. Team LCC provinsi Jawa Barat dapat melenggang menjadi Juara 1 tingkat nasional, walaupun soal-soal yang diberikan di final sangat sulit untuk tingkat usia anak SMP, tetapi semua peserta dapat bersaing dan dapat menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan dewan juri ( M. Ahsan : Semarang, Muhamimin , H. Ujang, dan Hasyim : Jakarta). Strategi yang diterapkan Team Jawa Barat adalah mencuri start nilai sejak pertanyaan wajib, rebutan dan ICT, karena pertanyaan terapan yang terakhir tentang game hampir semua peserta dapat menguasai dengan selisih nilai yang sangat tipis, seperti yang diperlihatkan Team Kalsel dan Bengkulu sangat menguasai game, akan tetapi sedikit lemah di soal ICT.
Babak Grand Final LCC ini dihadiri oleh para pejabat Direktorat PAIS, Imam Tolhah, Sulaeman, Sarfani, serta pendukung dari provinsi Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Bengkulu sehingga Aula Shofa di Asrama Haji Kota Bekasi ini penuh pendudkung. Apalagi Team Jawa Barat dari Kabupaten Bogor, Bekasi banyak yang datang menghadiri grand finalLCC ini.
Daftar Kejuaraan LCC PAI SMP Tingkat Nasional Sbb:
No.
KONTINGEN
KETERANGAN
1
JAWA BARAT
JUARA 1
2
KALIMANTAN SELATAN
JUARA 2
3
BENGKULU
JUARA 3
4
JAWA TIMUR
HARAPAN 1
5
LAMPUNG
HARAPAN 2
6
MALUKU UTARA
HARAPAN 3
Sedangkan Lomba Pidato SMP dari Jawa Barat yang diwakili Aulia dari SMP Sukawening Garut dengan pembimbing Bapak Ukat, S.Ag dapat masuk 10 besar. Dan pada malam penutupan diumumkan secara mengejutkan meraih juara 1 pidato SMP. Sebelum diumumkan guru pembimbing Pidato, Ukat,S.Ag tidak mau makan, hatinya gelisah, dagdigdug berharap-harap cemas. Al Hasil ketika diumumkan beliau baru bisa makan karena rasa syukur yang diraih putrinya, Aulia.
Sementara untuk lomba pidato SD, Leffi dari Kab. Indramayu dengan guru pembimbingnya Ibu Eti, di penyisihan dapat masuk 10 besar. Ketika di grand Final Leffi dalam penampilan sempat lupa teks pidato kurang lebih 1 menit, setelah itu berjalan normal, maklum anak cantik yang mungil ini, entah kenapa seperti sedikit melamun tetapi tidak memperlihatkan neveus atau tidak ada beban sama sekali. Hasilnya diumumkan ketika penutupan sebagai Juara Berbakat 1 Tingkat Nasional.
Untuk Lomba MTQ Sarti Tilawah SD dari Jabar diwakili utusan Kabupaten Bandung di babak penyisihan belum beruntung masuk 10 besar, begitupula team nasid dari SMA 6 Kota Bandung belum beruntung masuk 10 besar. Hal ini perlu dievaluasi bersama baik oleh jajaran MGMP PAI SMA/SMK, KKG PAI SD beserta Kanwil Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, agar pada Pentas PAI Nasional tahun depan lebih baik .
Demikianlah sekelumit hasil pentas PAI Nasional kontingen Jawa Barat yang dipimpin Ibu. Yani, Kasi Kurikulum Kanwil Kemenag Jabar. Tahun depan kontingen Jabar harus lebih siap, bila perlu diadakan Pentas PAI Tingkat Jawa Barat secara serempak baik SD, SMP maupun SMA/SMK dengan dukungan semua pihak secara langsung.
Atas nama kontingen Jawa Barat dalam Pentas PAI Nasional kami mengucapkan Selamat kepada para Juara dari SMP Daarul Jannah Kab.Bogor ( Imam CS), Aulia SMP Sukaweing Garut, Leffi SD Indramayu ), beserta seluruh pembimbing dan Pembina, Ibu Yani, Anan Baehaqi, Oleh Ruhyana, Rizal Maulana, Eti, Ayi Salman, Taufik, Warbani, Ukat, Iis, Asep Rahmatudin, serta dukungan Kanwil Kemenag Jabar dan jajaran Mapenda Kanwil Jabar, Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota, Mapenda Kabupaten/ Kota dan Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota.
Pentas Pendidikan Agama Islam yang dilaksanakan Kementerian Agama Islam pada tanggal 21 s/d 25 Juli 2010 bertempat di Asrama Haji Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat, diprakarsai oleh Direktorat Pendidikan Agama Islam pada Sekolah telah berlangsung dengan seru. Perwakilan 33 Provinsi di Indonesia mereka mengutus utusan ke Tingkat Nasional.
Provinsi Jawa Barat sebagai Provinsi pribumi dalam tempat pelaksanaannya, walaupun panitia berasal dari Jakarta yang diponggawai oleh Kasubdit Kesiswaan Bapak Sulaeman. Kontingen Jawa Barat walaupun berangkat dari sebuah kesederhanaan dan keterbatasan dukungan, alhhamdulillah para pioneer dan fasilitator Pendidikan Agama Islam yang dimotori duet Ketua MGMP PAI SMP Provinsi Jawa Barat, Anan Baehaqi, M.Ag dan Oleh Ruhyana , S.Ag serta ditopang oleh pengurus KKG PAI SD Provinsi Jawa Barat, Rizal Maulana, M.Pd telah mengadakan perubahan yang signifikan dari kepesertaan di Tingkat Provinsi Jawa Barat sampai ke Tingkat Nasional.
Hal ini dibuktikan dengan adanya Pentas PAI SMP Tingkat Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan pada tanggal 28-29 Mei 2010 di LEC Garut dengan juara 1 LCC utusan Kab. Bogor, Juara 2 utusan Kab. Kuningan, dan Juara 3 utusan Kab. Purwakarta. Sementara lomba Pidato juara 1 utusan Kab.Garut, Juara 2 Utusan Kab. Bekasi, Juara 3 Utusan Kab. Tasikmalaya. Sedangkan satu jenis perlombaan yakni Tahfizul Quran Juz-30 diraih Juara 1 oleh utusan Kab. Garut , juara 2 Kab. Bogor, Juara 3 Utusan Kota Sukabumi. Maka hasil pentas pai di Tingkat provinsi Jawa Barat juara 1 bidang LCC dan Pidato di wakili juara 1 nya yaitu Team LCC SMP Daarul Jannah Kab. Bogor dan Juara 1 Pidato Aulia dari SMP Sukawening Kab. Bogor menjadi utusan ke tingkat Nasional.
Sementara perlombaan pelajar SD dilaksanakan di Kota Cirebon dengan melaksanakan Sapta Lomba yang dimotori pengurus KKG PAI SD, Rizal Maulana CS. Hasilnya yang diutus ke tingkat nasional lomba pidato yang diwakili Leffi dari Kab. Indramayu dan MTQ Sari Tilawah utusan dari Kab. Bandung. Sedangkan untuk lomba nasid diwakili oleh SMA 6 Kota Bandung dengan team yang dimotori Ayah Taupik.
Al Hasil pada pentas PAI tingkat Nasional team LCC SMP menggilas lawan-lawannya dari mulai penyisihan, semifinal ( 10 besar ), dan Final. Ketika di penyisihan melawan provinsi Bangka Belitung, dan Sulawei Utara, team LCC SMP Jabar dapat meraih nilai pantastis. Hal ini tentunya bukan dari kebetulan belaka, akan tetapi karena peserta yang dimotori Imam, Jatmiko, dan Yusuf memang team yang solid, saling mendukung, serta pembinaan yang kontinu dari Pembimbing dan pembinanya. Bpk Warbani ,S.Pd.I dan Oleh Ruhyana, S.Ag yang selalu memantau perkembangan team. Ditambah dukungan dari pimpinan Sekolah Daarul Jannah Cibinong Kabupaten Bogor Jawa Barat. Ketika Semi Finalpun demikian dapat mengalahkan Utusan Provinsi Aceh dan Lampung dengan nilai fantastis, baik itu soal listening, penerapan, ICT ataupun Game. Demikian ketika di Grand Final melawan utusan Provinsi Bengkulu dan Kalimantan Selatan. Team LCC provinsi Jawa Barat dapat melenggang menjadi Juara 1 tingkat nasional, walaupun soal-soal yang diberikan di final sangat sulit untuk tingkat usia anak SMP, tetapi semua peserta dapat bersaing dan dapat menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan dewan juri ( M. Ahsan : Semarang, Muhamimin , H. Ujang, dan Hasyim : Jakarta). Strategi yang diterapkan Team Jawa Barat adalah mencuri start nilai sejak pertanyaan wajib, rebutan dan ICT, karena pertanyaan terapan yang terakhir tentang game hampir semua peserta dapat menguasai dengan selisih nilai yang sangat tipis, seperti yang diperlihatkan Team Kalsel dan Bengkulu sangat menguasai game, akan tetapi sedikit lemah di soal ICT.
Babak Grand Final LCC ini dihadiri oleh para pejabat Direktorat PAIS, Imam Tolhah, Sulaeman, Sarfani, serta pendukung dari provinsi Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Bengkulu sehingga Aula Shofa di Asrama Haji Kota Bekasi ini penuh pendudkung. Apalagi Team Jawa Barat dari Kabupaten Bogor, Bekasi banyak yang datang menghadiri grand finalLCC ini.
Daftar Kejuaraan LCC PAI SMP Tingkat Nasional Sbb:
No.
KONTINGEN
KETERANGAN
1
JAWA BARAT
JUARA 1
2
KALIMANTAN SELATAN
JUARA 2
3
BENGKULU
JUARA 3
4
JAWA TIMUR
HARAPAN 1
5
LAMPUNG
HARAPAN 2
6
MALUKU UTARA
HARAPAN 3
Sedangkan Lomba Pidato SMP dari Jawa Barat yang diwakili Aulia dari SMP Sukawening Garut dengan pembimbing Bapak Ukat, S.Ag dapat masuk 10 besar. Dan pada malam penutupan diumumkan secara mengejutkan meraih juara 1 pidato SMP. Sebelum diumumkan guru pembimbing Pidato, Ukat,S.Ag tidak mau makan, hatinya gelisah, dagdigdug berharap-harap cemas. Al Hasil ketika diumumkan beliau baru bisa makan karena rasa syukur yang diraih putrinya, Aulia.
Sementara untuk lomba pidato SD, Leffi dari Kab. Indramayu dengan guru pembimbingnya Ibu Eti, di penyisihan dapat masuk 10 besar. Ketika di grand Final Leffi dalam penampilan sempat lupa teks pidato kurang lebih 1 menit, setelah itu berjalan normal, maklum anak cantik yang mungil ini, entah kenapa seperti sedikit melamun tetapi tidak memperlihatkan neveus atau tidak ada beban sama sekali. Hasilnya diumumkan ketika penutupan sebagai Juara Berbakat 1 Tingkat Nasional.
Untuk Lomba MTQ Sarti Tilawah SD dari Jabar diwakili utusan Kabupaten Bandung di babak penyisihan belum beruntung masuk 10 besar, begitupula team nasid dari SMA 6 Kota Bandung belum beruntung masuk 10 besar. Hal ini perlu dievaluasi bersama baik oleh jajaran MGMP PAI SMA/SMK, KKG PAI SD beserta Kanwil Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, agar pada Pentas PAI Nasional tahun depan lebih baik .
Demikianlah sekelumit hasil pentas PAI Nasional kontingen Jawa Barat yang dipimpin Ibu. Yani, Kasi Kurikulum Kanwil Kemenag Jabar. Tahun depan kontingen Jabar harus lebih siap, bila perlu diadakan Pentas PAI Tingkat Jawa Barat secara serempak baik SD, SMP maupun SMA/SMK dengan dukungan semua pihak secara langsung.
Atas nama kontingen Jawa Barat dalam Pentas PAI Nasional kami mengucapkan Selamat kepada para Juara dari SMP Daarul Jannah Kab.Bogor ( Imam CS), Aulia SMP Sukaweing Garut, Leffi SD Indramayu ), beserta seluruh pembimbing dan Pembina, Ibu Yani, Anan Baehaqi, Oleh Ruhyana, Rizal Maulana, Eti, Ayi Salman, Taufik, Warbani, Ukat, Iis, Asep Rahmatudin, serta dukungan Kanwil Kemenag Jabar dan jajaran Mapenda Kanwil Jabar, Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota, Mapenda Kabupaten/ Kota dan Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota.
Langganan:
Postingan (Atom)